
Banda Aceh - Kanim Banda Aceh kembali menunjukkan perhatiannya terhadap pengembangan soft skill pegawai melalui pelaksanaan sharing session dengan tema sentral Komunikasi Efektif. Kegiatan yang sangat relevan ini diselenggarakan pada Kamis, 30 Oktober 2025, dan dihadiri secara penuh oleh Kepala Kantor, para Pejabat Struktural, serta seluruh jajaran pegawai, menandakan komitmen kolektif terhadap peningkatan kualitas komunikasi internal.
Sesi edukatif kali ini dipandu oleh dua narasumber internal yang kompeten dan berpengalaman di lini terdepan interaksi pimpinan, yaitu Salwa Hanum dan Agus Yanti, keduanya menjabat sebagai Sekretaris Pimpinan pada Kanim Banda Aceh. Pemilihan materi dan pemateri ini didasarkan pada kebutuhan nyata di lingkungan kerja untuk memastikan bahwa informasi dapat disampaikan secara jelas, profesional, dan tepat sasaran.
Materi yang disampaikan dalam sesi tersebut berfokus pada teknikteknik penting dalam berinteraksi dengan pimpinan. Para peserta diajak untuk memahami secara mendalam cara berkomunikasi yang efektif dalam berbagai medium. Pembahasan mencakup mulai dari etika komunikasi verbal dalam pertemuan resmi hingga seni menyusun pesan singkat (WA/SMS).
Lebih dari sekadar kata-kata, sesi ini juga menyoroti peran krusial bahasa tubuh (body language) dalam komunikasi. Pemateri memaparkan pentingnya mempertahankan postur yang sopan, kontak mata yang tepat, serta ekspresi wajah yang mendukung pesan yang disampaikan. Penguasaan bahasa tubuh yang positif dan profesional ini dinilai vital untuk membangun citra diri yang kredibel dan meningkatkan rasa percaya diri saat berinteraksi, terutama dengan atasan.
Kakanim Banda Aceh yang turut hadir dan aktif dalam sesi, menyampaikan bahwa komunikasi efektif merupakan fondasi utama dalam operasional sebuah organisasi yang harmonis dan produktif. Beliau menekankan bahwa kesalahpahaman seringkali berawal dari komunikasi yang tidak tepat. Dengan sharing session ini, diharapkan tercipta alur komunikasi yang lancar dan minim hambatan.
Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menciptakan ruang diskusi yang interaktif dan praktis bagi para pegawai untuk mengasah kemampuan komunikasi mereka.

