
Bandung – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh meraih prestasi nasional pada ajang Anugerah Humas Imigrasi Indonesia (AHII) 2025 setelah dinobatkan sebagai Media Darling (Pengelolaan Pemberitaan Terbaik) peringkat kedua kategori Kantor Imigrasi Kelas I.
Penghargaan tersebut diserahkan pada malam penutupan kegiatan Sosialisasi dan Diseminasi Tugas dan Fungsi Keimigrasian Tahun Anggaran 2025 yang digelar di The Trans Luxury Hotel, Bandung, Kamis (20/11/2025).
Pada momen penganugerahan itu, penghargaan diterima langsung oleh Sulhan Fadhillah, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Intaltuskim) Kanim Banda Aceh, yang hadir sebagai perwakilan resmi Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh.
*Ditjen Imigrasi Tegaskan Peran Vital Kehumasan
Acara yang bergulir sejak 19 November tersebut turut diikuti oleh perwakilan Kantor Imigrasi dan Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi se-Indonesia. Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Sandi Andaryadi, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya fungsi kehumasan dalam institusi imigrasi.
“Fungsi kehumasan yang diemban oleh Seksi atau Bidang Tikim merupakan tugas penting, tidak kalah dengan Seksi atau Bidang lain. Citra positif imigrasi sangat bergantung pada kinerja humas di tiap-tiap UPT,” tegas Sandi.
Dirinya juga menambahkan bahwa penguatan publikasi dan pemanfaatan teknologi informasi akan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan keimigrasian.
*Terima Penghargaan Perdana, Kanim Banda Aceh Bangga
Momen penyerahan penghargaan menjadi catatan spesial bagi jajaran Kanim Banda Aceh. Satuan kerja tersebut, untuk pertama kalinya masuk daftar penerima Media Darling AHII dan langsung meraih peringkat kedua nasional.
Secara terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Gindo Ginting, memberikan apresiasi dan rasa syukur atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, tahun ini kami menjadi juara ke-2 antar Kantor Imigrasi Kelas I se-Indonesia dalam hal Pengelolaan Berita Terbaik (Media Darling). Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan informasi dan hubungan masyarakat,” ujar Gindo.
Ia menegaskan, prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh tim, khususnya Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian (Tikim), yang dinilai aktif, profesional, dan humanis dalam menyampaikan informasi ke publik.
“Prestasi ini menjadi motivasi penting dalam memperkuat transparansi serta keterbukaan informasi bagi masyarakat. Melalui optimalisasi pemberitaan dan teknologi informasi, kami berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat, cepat, dan edukatif mengenai layanan keimigrasian,” tutupnya.

